Barisan kata untuk ide menulis cerita fiksi

Assalamualaikum sahabat curhat. Sesekali menulis fiksi yuk!

Sudah pernah belum? Kalau belum pernah Dewi sharing tentang tips untuk mencari ide menulis fiksi ya. Semoga selanjutnya kita bisa bukukan menjadi sebuah novel:)

Kita sering kan kesulitan menulis, mau menulis dari mana. Wah bingung, akhirnya enggak jadi menulis deh.

Dewi sharing cara Dewi mencari ide menulis khususnya cerita fiksi ya. Ada tiga hal yang perlu dipersiapkan untuk membuat barisan kata untuk ide menulis cerita fiksi.

Baca juga: Cara menulis buku untuk penulis pemula

Menentukan kata

Nah kalau kalian masih saja bingung, bagaimana harus memulainya, Dewi akan bimbing sahabat curhat sampai berhasil menulis. Langkah pertama. Siapkan satu kata berupa setting, misalkan jawabannya adalah; Rumah.

Langkah kedua, sebutkan secara cepat 10 hal yang berhubungan dengan rumah. Misalkan jawabannya adalah: Ayah, Ibu, adek, kakak, makanan, masak, belajar, ruang keluarga, bermain, halaman.

Baca juga: Menumbuhkan peran kakak pada anak yang masih berusia dibawah usia 3 tahun

Membuat Paragraf

Langkah ketiga, buatlah karangan cerita satu paragraf dengan menggunakan 10 kata tersebut. Misalkan jawabannya adalah sebagai berikut:

Saat Ibu sedang masak di dapur, saya, adek dan kakak bermain bola basket di halaman. Dari jauh kulihat Ayah baru saja pulang dari kerja. Ia mengucap salam di depan pagar. Saya segera mengambil kunci di ruang keluarga. Saat mengambil kunci tersebut, saya melihat makanan kesukaan yang masih hangat di meja ruang tamu. Kunci saya pegang di tangan kiri, dan tangan kanan saya dengan cepat mengambil dan menggigitkan gorengan hangat itu ke mulut. Saya ingat saat belajar daring bersama ibu biasanya beliau menyuruhku mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengambil makanan. Itulah mengapa gorengan segera saya gigit. Sesampainya di pagar, sambil mengunyah makanan, saya membuka pintu pagar. Ayah menunduk dan berkata, “Adek, sudah enggak puasa?”

“Astagfirloh …!” segera saya lepeh makanan enak itu.

Ayah lalu tersenyum dan melanjutkan kalimatnya, “adek kalau enggak kuat enggak papa, kan masih belajar berpuasa. Belum wajib kok kalau belum baligh, tapi sayang ya sekarang sudah pukul 17.00. Sebentar lagi sudah mau berbuka….”

Saya meringis, lalu berlari masuk ke dalam rumah. Saya menangis sambil mendatangi ibu di dapur.

“Bu … apa puasa saya batal?” Tanya saya kepada beliau.

***

Bagaimana, mudah bukan?

Saat merangkai kalimat dengan 10 kata di atas, bebaskan pikiranmu agar membuat ide-ide baru. Baru setelah rangkaian 10 kata di atas terurai, baru langkah selanjutnya sahabat curhat tentukan tokoh dan karakternya.

Baca juga: Tips mengoptimalkan kemampuan belajar anak

Setelah itu, siapkan setting, peristiwa dan konflik. Ketiga hal ini bisa menciptakan lanjutan cerita baru tersebut atau menyempurnakan paragraf yang sudah dirangkai tadi.

Kalau sahabat curhat mulai kesulitan lagi, silahkan buat 10 kata berikutnya lagi:) lanjutkan dengan memunculkan konflik menarik dalam isi cerita.

Demikian tips dari Dewi, mengenai barisan kata dalam menciptakan ide cerita fiksi. Semoga bermanfaat ya!

Salam,

Dewi Adikara.

0Shares

1 thought on “Barisan kata untuk ide menulis

Tinggalkan Balasan