Gara-Gara Buku Nubar!

Biasanya sih, kalau mau beli buku, harus motoran dulu ke Malang. Karena dana terbatas dan belum bisa pergi-pergi. Jadinya, ikutan salah satu even yang diadakan NuBar – Nulis Bareng, yaitu bazar buku.

Desember tahun lalu, Pak Ilham, selaku founder  NuBar mengadakan event­ bazar buku. Tanggalnya pun, kebetulan bareng hari kelahiran. Jadi, kenapa nggak sekalian beli buat kado diri sendiri aja?

Sekaligus, karena emang pengen buat stok buku bacaan.

Sayangnya, berhubung dana yang tersedia terbatas, jadi harus pinter-pinter milih. Kombinasi buku mana aja supaya dapat banyak!

Sekian banyak daftar buku yang masuk bazar, ada beberapa yang memikat hati. Tapi ada beberapa yang nggak ke beli. Hiks.

Apa aja yang ke beli?

Ada empat buku. Pertama, buku Memilih atau Melepaskan dari tim NuBar area Jawa Barat. Waktu itu, milih buku ini gara-gara penasaran sama cerita yang ditulis. Lebih banyak yang ‘Memilih’ atau ‘Melepaskan’?

Kedua, buku Kenangan di Persimpangan dari tim NuBar area Kalimantan Timur. Alasan beli ini, kurang lebih sama dengan buku sebelumnya. Kenangan-kenangan seperti apa yang masih penulis simpan dalam cerita.

Ketiga, buku Karma dari tim NuBar area Jawa Timur. Kalau yang ini, penasaran sama isinya. Karma apa aja yang penulis tuangkan. Apakah dendam kesumat? Atau ….

Terakhir, tapi bukan yang terakhir. Buku The Jungkir Balik Moments dari tim NuBar area Sumatera, area pertama yang menaungiku di NuBar. Sebenernya, ini buku ‘todongan’ dari mbak PJ pertamaku dulu sih. Hahaha.

Mendekati akhir bazar, bagi yang sudah belanja lebih dari nominal tertentu, dapat buku gratisan dong!

So, ambilah daku dua buku yang emang udah jadi inceran waktu awal-awal bazar. Buku itu adalah Bayangan Hitam, dari tim area Sulawesi, dan Saat Berbagi Hati, dari area Jawa Barat.

Seneng nggak?

Gimana mau nggak seneng, kalau dapet bukunya segitu banyak.

Lagipula, sebenernya waktu itu daku pernah dapat voucher. Karena berhasil menjawab kuis dadakan. Tapi, nggak kepakai … disitu ai merasa sedih. Hiks.

It’s okay! Pokoknya, tabungan bacaan nambah! Hahaha.

Emang sudah baca semua?

Belum lah. Gara-gara baca buku The Jungkir Balik Moments, cerita pertama, karya Dewi Adikara!

The Jungkir Balik Moments

Selesai baca, buku langsung kututup dan simpan bareng buku-buku koleksi yang lain. Dan cukup lama, nggak kubuka lagi bukunya.

Baper aku tuh bacanya … sampai-sampai nerawang jauuuh ….

Jadi kepikiran, gimana kalau aku yang jadi si tokoh dalam cerita? Apa aku bisa? Rasanya, ada yang pengen tak gintes itu tokohnya.

Sampai akhirnya, coba buat ngebaca lagi bukunya. Dan, W.O.W, wow! Cerita-cerita yang dibukukan itu sesuatu, meski belum kelar bacanya.

Sebenarnya, ada satu lagi, buku NuBar yang sudah selesai kubaca. Tapi sepertinya, buat review kedepannya aja kali ya. Soalnya, ada satu cerita yang sampai sekarang, masih terngiang-ngiang.

Oh ya, hampir lupa. Sewaktu NuBar ngadain tantangan menulis tahun lalu, Pak Ilham ngasih hadiah buku-buku, untuk peserta yang menurut para juri, tulisannya bagus. Tapi emang bagus sih tulisan teman-teman NuBar. Aku mah, apa atuh. Cuma kentang!

Kuy, intip bapak founder ngepacking hadiah-hadiahnya. Check this out! https://www.youtube.com/watch?v=KBMzl1BMl0Y

Jangan lupa like dan subscribe channelnya yaa. Banyak materi dan tips tentang menulis di sana. Oke?

Jombang, 25 Nopember 2020

Salam Unyu

0Shares

Tinggalkan Balasan