Kaum muda era milenial

Oleh: Rr.Nia Paramita Yusuf, M. Si., M. Psi., Psikolog

Seiring perkembangan jaman yang semakin modern, manusia di tuntut untuk mengikuti kemajuan yang terjadi di beberapa sektor, mulai dari teknologi, pendidikan, ekonomi dan bisnis, pekerjaan, bahkan tentang perubahan tingkah laku manusia yang semakin minim dengan istilah sopan santun dan tata krama.

Seiring berbedanya pola pikir anak sekarang yang mengangap bahwa orang tua itu dengan anak muda sama saja perlakuannya, sehingga banyak anak muda jaman sekarang sulit menentukan mana benar dan mana salah.

Anak muda cenderung menganggap teman sebaya diatas segalanya. Maka dari itu, itulah yang mereka jadikan kiblat atau acuan. Banyak dari mereka terombang ambing dan tidak mengetahui bagaimana cara menentukan sikap. Saat sama dengan lainnya. Hal itulah yang dianggap keren.

Sebenarnya simple saja mengapa anak muda mempersamakan perlakuannya antara anak muda dan orang tua, sebenarnya mereka tidak suka jarak, atau mereka memang benar-benar tidak mengetahui karena kiblat mereka adalah teman sebaya.

Mengapa teman sebaya mereka jadikan kiblat?

Sebenarnya mudah ditebak, anak muda tidak jarang memiliki mood yang melayang- layang atau naik turun cantik atau bisa disebut mood swings, disitu mereka menilai hanyalah teman sebaya yang mengerti atau memahaminya karena prinsipnya peer groups.

Orang tua disini selalu memberikan pembelajaran dengan menasehati, tetapi menganggap memarahi dan disitulah mereka merasa tidak aman.

Jadilah anak muda pada era milenial yang selalu menjunjung tinggi sopan santun, tata krama kepada semua orang.

Apabila kita selalu bersikap beretika terhadap semua orang, maka orang lain juga akan memperlakukan seperti perlakuan kita. Ibaratnya pepatah mengatakan dimana kaki dipijak, disitu langgit dijunjung, beradaptasilah selalu menyesuaikan tempat yang ditinggali dengan baik.

Iklan
0Shares

4 thoughts on “Kaum muda era milenial

Tinggalkan Balasan