Apa Makna Sahabat menurut sobat curhat?

Hai sobat Curhat,

Seminggu yang lalu, seorang di kantor bertanya pada saya  tentang pandangan saya mengenai persahabatan. Katanya ia sudah sering membaca tulisan saya di web ini dan buku antologi nubar, namun belum pernah saya menulis tentang makna sahabat. Katanya penasaran dengan hal tersebut.

Baiklah sobat curhat … kali ini saya akan menulis tentang makna  sahabat buat saya.

Sahabat

Pengertian sahabat itu sering disandingkan dengan pengertian teman. Ada yang menyamakan dua pengertian tersebut,namun banyak pula yang membedakan pengertian sahabat dan teman. Sekalipun keduanya adalah sama-sama orang lain yang ada di sekitar kita.

Saya termasuk yang membedakan pengertian sahabat dan teman. Teman adalah orang lain di sekitar kita. Bisa di lingkungan RT, bisa di lingkungan Kantor, Sekolah, kuliah atau siapa saya yang bertemu dengan kita karena satu sebab,

Kita bisa memberikan label teman kepada mereka karena kta sering bertemu atau berada pada satu situasi atau tempat. Bisa juga karena kita sering berinteraksi entah melalui chat, wapri, sms atau telpon.

Lalu bagaimana dengan sahabat? Sahabat itu sama seperti teman yang berada di sekitar kita dan berinteraksi dengan kita karena satu sebab. Namun sahabat akan berada pada level yang lebih dari seorang teman. Kita memberikan label sahabat pada seorang teman,ketika kita merasa lebih terikat denganya. Kita memiliki interaksi yang lebih intens bahkan ada yang menjadi bias, antara sahabat dengan pasangan

Sahabat buat saya, adalah saudara di luar keluarga yang tidak sedarah dengan saya namun memiliki ruang khusus dalam hati dan hidup saya. Saya tidak dapat memilih teman, namun,saya dapat memilih sahabat. Hati saya,yang tanpa saya hindari melakukan seleksi terhadap teman-teman disekitar saya, yang akhirnya akan mengisi satu ruang khusus dalam hati saya. Otomatis dalam kehidupan saya akan memiliki peran dan kedudukan tersendiri,yang keberadaannya tidak dapat digantikan oleh pasangan  dan keluarga. Semuanya memiliki ruang tersendiri dalam hati saya.

Sobat Curhat, Buat saya sahabat itu adalah orang yang tetap bertahan di samping saya, pada saat saya melalui masa tergelap dan tetap bertahan waktu saya mengusirnya . Orang yang tetap menunggu ,walau saya sudah bilang jangan menunggu. Orang yang secara fisik mungkin tidak selalu ada di samping kita, namun spirit dan kasihnya bisa kita rasakan sepanjang hidup kita. Orang yang saat semua orang pergi meninggalkan kita, dia tetap ada buat kita. Dan saya akan berusaha menjaga persahabatan dan memberikan yang terbaik untuk  para sahabat

Saya pernah mengalami masa-masa sulit dalam hidup saya, dan semua teman yang mengenal saya pergi satu per satu meninggalkan saya. Tidak ada satupun yang mau  membalas sms atau telpon saya, bahkan menoleh saat bertemupun tidak mau. Terasa berat namun sahabat sahabat saya tetap ada di samping saya, memberikan support bahwa saya bisa melalui masa-masa buruk itu.  Tetap memberikan bahu dan pelukan hangat, saat rasa sedih dan rasa sakit belum bisa dilepaskan. Tetap bertahan menghadapi saya dengan emosi yang naik turun, akibat mimpi-mimpi buruk yang tak berkesudahan. Mereka bersama keluarga saya, yang pada akhirnya membantu saya bangkit dan menjalani hidup sebagaimana sekarang.

Kalau saya memiliki sahabat terbaik seperti mereka, mengapa saya tidak bisa belajar untuk menjadi sahabat yang baik pula untuk mereka?

Menjadi sahabat

Menjadi sahabat sejati jauh lebih penting ketimbang menuntut orang untuk jadi sahabat seperti yang kita mau. Karena dalam persahabatan tidak ada standar, tidak ada kriteria. Tidak ada itung-itungan, kalau kita sudah lakukan ini itu buat dia kenapa dia begini begitu pada kita. Yang seperti itu apa kita bisa menyebut diri kita sahabat?. Persahabatan tidak bisa dipaksa. Biarkan mengalir apa adanya. Waktu yang akan menguji kualitas persahabatan itu sendiri.

Pernah ada seseorang yang sudah saya anggap sebagai sahabat, melakukan hal yang diluar dugaan saya. Rasanya seperti ditusuk dari belakang. Sangat menyakitkan. Namun  saat itu saya berpikir, bahwa banyak faktor yang bisa mendorong seseorang mengambil langkah, yang pada akhirnya akan menyakiti orang lain. Meskipun orang lain itu diakui sebagai sahabatnya sendiri. Saya tidak menbalasnnya dan  percaya  waktu yang akan membuktikan semuanya

Sobat Curhat,

Apakah kita bisa memiliki sahabat di dunia kerja? Di kantor?. Nah ini pertanyaan yang sangat menarik.

Seperti yang kita ketahui bahwa kita bekerja dengan berbagai tujuan dan motivasi. Tidak akan sama setiap orang dalam memaknai tujuan, motivasi dan kepentingannya dalam bekerja. Karena setiap orang tumbuh dengan prinsip dan nilai hidup yang berbeda,sehingga akan memiliki nilai yang berbeda pula mengenai  dunia kerja. Setiap hari bertemu dan berinteraksi apakah ada kemungkinan kta bersahabat di kantor?.  Apakah kita bisa memiliki sahabat di kantor?. Ya kita bisa memiliki sahabat di kantor tapi bukan rekan kerja langsung atau satu ruangan.

Mengapa?

Sekalipun kita berinteraksi setiap hari dengan rekan kerja langsung atau yang berada satu ruangan,namun kita tidak akan bisa bersahabat dengan mereka. Rekan kerja kita memiliki kepentingan yang mungkin saja berbeda dengan kita. Kalaupun kita tidak memiliki kepentingan, namun mereka bisa memiliki kepentingan yang kita tidak ketahui. Terkadang tujuan dan kepentingan diantara kita dengan rekan satu ruangan bisa berbenturan. Sehingga memunculkan persaingan,yang sebenarnya bila persaingan itu bisa dikelola dengan baik, maka akan memberikan sinergi kompetitif yang positif. Namun bila tidak, maka akan menjadi bom atom yang suatu saat akan meledak. Menjadi api dalam sekam. Itu sebabnya kita tidak bisa memiliki sahabat dalam ruang kerja kita. Sekalipun demikian, tidak menutup peluang kita memiliki sahabat di luar ruang kerja kita. Dan saya memilikinya 😊

Mengapa saya bisa memiliki sahabat di kantor namun di luar ruang kerja? Karena saya menemukan visi misi yang sama, yang mengikat saya dengan para sahabat saya hingga bertahun-tahun bertahan. Bukan berarti tidak ada pertengkaran atau perbedaan pandangan, justru karena ada, makanya persahabatan kami tetap terjalin. Waktu yang panjang telah menguji kualitas persahabatan kami. Sekalipun kami berkaitan dalam pekerjaan, namun sebisa mungkin kami bersikap profesional yang memisahkan antara pekerjaan dan persahabatan.  Pernah satu saat terjadi kegaduhan diantara kami akibat pekerjaan,namun pada akhirnya terselesaikan dengan baik, karena kami saling menyayangi dan berusaha menjaga persahabatan yang ada. Untuk itulah,kami selalu melakukan banyak hal untuk merawat persahabatan kami tetap terjalin, misalkan dengan liburan barenga, jalan-jalan bareng, makan bareng, belanja bareng bahkan vidcall an ketika kami tidak bisa bertemu karena masa darurat pandemi COVID 19.

Baca juga:

Sobat Curhat,

Jadi karena kita adalah mahluk sosial yang memiliki fitrah, untuk saling berinteraksi maka kita tidak dapat menghindari  kebutuhan untuk menjalin persahabatan dengan orang lain. Teman bisa menusuk kita dari belakang namun sahabat akan memilih menampar kita bila kita dipandang perlu ditampar.  Sahabat adalah saudara yang tidak sedarah dengan kita, yang pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk kita, demikiian pula kita akan selalu melakukan yang terbaik untuknya. So gaes…keep your friendship forever!.

“Friendship is sharing every single step in your life with your best friend. Your life isn’t complete when your best friend uninvolved in your every moment” .

0Shares

2 thoughts on “Makna Sahabat menurut sobat curhat

Tinggalkan Balasan