Menggapai Asa Bersama NuBar.

Dulu, aku pikir untuk menerbitkan sebuah buku, harus menunggu lama. Itu pun, belum tentu naskah yang kita kirimkan ke penerbit, bakal diterima. Bisa jadi malah ditolak.

Sebelkan kalau kayak gitu?

Sudah nunggu lama, eh, malah ke tolak. Nasiib ….

Eit! Jangan sedih … kan sekarang ada NuBar!

NuBar? Apaan tuh? Apa sejenis makanan?

Nah, jadi buat temen-temen yang belum tahu. NuBar itu singkatan dari Nulis Bareng, dan terlahir dari sebuah komunitas menulis.

Adanya NuBar sendiri, berawal dari sebuah tanya yang waktu itu mengganjal Pak Ilham Alfafa, selaku founder. Kenapa yang pada waktu itu, banyak lomba menulis yang berbayar tapi tak pernah terpilih atau menang.

Sering mengikuti seminar dan pelatihan kepenulisan, tapi kok belum terpilih juga saat mengikuti lomba. Bahkan, turut serta menulis buku antologi, sudah membayar, buku tidak diterbitkan.

Apakah ada sesuatu atau apa, dibalik lomba-lomba yang diadakan?

Nah, dari sinilah NuBar lahir, dengan harapan bisa mewadahi orang-orang suka menulis dan ingin menerbitkan tulisan-tulisan mereka. Tapi nggak bisa, karena kendala tadi.

Sekian lama berjalan, akhirnya NuBar menerbitkan buku pertama. Titik namanya, dan hanya terdiri dari enam penulis kontributor. Termasuk Pak Ilham dan Isteri.

Sebelum menyandang nama Nubar, ada beberapa nama yang terpikirkan oleh bapak founder. Yaitu P21K, yang artinya Penulis 21 Kreatif, dan PMB, singkatan dari Projek Menulis Bersama.

Merasa belum ‘klik’ dengan nama yang ada. Beliau mencoba memplesetkan kata nobar, alias nonton bareng. Sehingga jadilah sampai sekarang, NuBar alias nulis bareng.

Kontributor NuBar sendiri, tersebar ke seluruh nusantara. Meski di awal-awal, jumlahnya naik-turun. Kini, ada empat area tetap NuBar.

Ada area Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatra dan Sulawesi. Satu lagi area, yaitu Kalimantan. Hanya saja, area tersebut sudah tidak aktif lagi.

Terbaginya area, bukan berarti kontributornya hanya untuk yang berdomisili di area tersebut. Melainkan, dari domisili mana saja boleh ikut.

Pembagian area ini, hanya untuk memudahkan untuk koordinasi setiap even yang diadakan. Karena even setiap area, bukan hanya satu atau dua.

Psst! Kalian tahu nggak sih? Katanya, kali ini dalam waktu dekat, NuBar bakal ada area Singapore juga!

Emejing nggak tuh?!

Beneran? Coba cek link ini deh, simak baik-baik: https://youtu.be/nD1YQzUuRn4

Lantas buku apa saja yang diterbitkan NuBar?

Ada banyak, nggak hapal ya buku segitu banyaknya. Hanya beberapa yang aku tahu dan punya, hasil dari bazar tahun kemarin.

Genre?

Ada berbagai genre, mulai dari romantis, horor, tips, resep masakan. Kumpulan puisi pun ada. Bahkan, ada juga even khusus untuk anak-anak. Namanya PenCil Literasi!

Tenang aja, semua buku yang terbit memiliki ISBN (International Standard Book Number). Mungkin, kecuali solo, tergantung dari paket penerbitan yang diambil.

Kita bisa memilih untuk menerbitkan tulisan kita. Terbit solo atau sendiri, jika berat, boleh duo atau berdua.

Ngerasa nggak sanggup solo atau duo? Bisa ikut even-even antologi yang diadakan tiap bulannya. Tinggal pilih, mau ikut yang mana.

Antologi? Apaan tuh?

Jadi, antologi itu satu buku yang terdiri dari banyak penulis. Minimal ada 17 penulis disetiap even antologi.

So, masih mikir-mikir buat ngebukuin tulisan kakak?

Jangaaan … kan ada NuBar!

Yuk, mulai lagi merajut dan menggapai asa bersama NuBar! Mulai nulis lagi, agar saat kita tiada nanti. Ada karya yang dikenang.

Ketika sebuah karya selesai ditulis, maka pengarang tak mati. Ia baru saja memperpanjang umurnya lagi.”
-Helvy Tiana Rosa-


Jombang, 21 Nopember 2020
Salam Unyu

0Shares

Tinggalkan Balasan