Miss & Mrs On Time? Yuks!

Assalamualaikum sobat curhat,

Pernah tidak kalian punya janji dengan teman atau sahabat atau rekan bisnis di suatu tempat pada waktu yang telah disepakati, teman atau rekan kalian belum datang?

Kalian menunggu sampai akhirnya datang chat di wapri seperti ini :

“Sorry … telat … macet nie.”

“Maaf kayanya saya sampai di tempat enggak bisa jam 15.00.”

Padahal jam sudah menunjukkan pukul 16.30 WIB. Atau … bagi yang bergabung dalam komunitas penulis, ada rekan sejawat yang belum siap mengirimkan naskah padahal sudah  Dead Line, hingga akhirnya PJ menambah waktu pengumpulan dan teman-teman yang lain menunggu.

Sobat curhat pernah berada di posisi yang harus menunggu? Atau malah pelaku yang sering tidak on time?

Sobat Curhat,

Idealnya kita melakukan aktivitas sesuai rencana yang telah disusun. Pastinya kita memiliki agenda atau jadwal utuk keseharian kita. Mengapa? Karna kita masing-maisng menjalani banyak peran dalam kehidupan kita.

Sebagai seorang Mrs, tentu selain menjalani peran sebagai diri sendiri, juga sebagai seorang istri, seorang ibu, seorang anak dan menantu, sebagai kakak atau adik, sebagai sahabat dan mungkin peran sebagai anak buah atau atasan di kantor.  Demikian pula sebagai seorang Miss tentu saja menjalani banyak peran.

Tentu dengan banyaknya peran yang harus dijalani, terkadang Mrs sering merasa kerepotan karena semua rencana yang disusun bisa gagal total dengan munculnya aktivitas atau masalah baru.

Misalkan sudah rencana mau masak sayur sop pakai bakso, biar gampang  karena punya janji keluar rumah. Eh tiba-tiba anak malah minta dimasakin gulai ayam. Kebayang dong mesti ubah haluan mempersiapkannya. Belum lagi mendadak ada saudara datang bertamu. Nah lo!

Sobat curhat,

Selalu ada hal atau kejadian yang bisa membuat kita tidak bisa on time. Selalu ada alasan. Namun tidak berarti semua perempuan yang sudah Mrs tidak bisa on time dan tidak juga berarti yang masih Miss bisa selalu on time. Saya memiliki teman yang masih single namun jarang bisa on time dan membuat saya harus selalu menunggu.

Kemampuan seorang perempuan untuk bisa on time tidak tergantung pada statusnya tapi kembali  kepada pribadinya. Pada gaya hidupnya.

Nah apakah Miss & Mrs tidak bisa on time? Bisa banget!

Tips bisa On Time

Untuk bisa on time, ada beberapa  hal yang harus kita lakukan yaitu

Biasakan berangkat lebih awal

Bila kita memiliki janji jam 10.00 WIB, maka kita harus mengupayakan untuk berangkat  lebih awal misalkan   jam 08.00 atau 08.30 WIB. Jangan pukul 09.30 atau malah jam 10.00 WIB kita baru berangkat. Usahakan untuk  dapat mengukur lamanya perjalanan dan waktu tempuh.

Bukankah bila kita sampai di TKP lebih dahulu, kita merasakan lebih tenang dan tidak terburu-buru. Apalagi bila  kita akan interview pekerjaan atau bertemu dengan calon investor bisnis kita. Bukankah ada jeda waktu kita untuk merapihkan penampilan kita?

Coba bayangkan bila kita sudah datang terlambat, nafas kita terengah-engah dengan keringat yang mengucur, baju basah. Tidak enak bukan?

Nah untuk bisa berangkat lebih awal otomatis kita harus bangun lebih pagi. Untuk seorang Mrs bangun pagi bukanlah hal yang sulit karena kita terbiasa  mempersiapkan sarapan pagi untuk keluarga.

Berangkat lebih awal juga memudahkan kita memilih alternatif transportasi. Mungkin kita masih bisa naik angkutan umum atau kereta tidak harus naik taxi atau go car.

Mempersiapkan keperluan  dari malam sebelumnya

Untuk aktivitas apapun biasakanlah melakukan persiapan dari malam atau satu hari sebelumnya. Saya terbiasa mempersiapkan isi tas dan seragam atau baju yang akan dipakai ke kantor esok pagi dari malam sebelumnya.  Bahkan ada sahabat saya yang sudah mempersiapkan pakaian kerja yang akan dipakai dalam satu minggu ke depan  sehingga saat bangun pagi tinggal memakainya tidak mencari atau memilih dahulu. Ya Namanya juga perempuan, pastinya sering ragu dalam memilih pakaian mana yang pantas dipakai, saat bertemu dengan teman atau rekan bisnis. Kalau kita sudah terbiasa mempersiapkan apa yang akan dipakai atau dibawa maka kita dapat mempercepat waktu untuk berangkat ke tujuan. Kita tidak harus mencari jilbab yang serasi dengan baju yang hendak dipakai, kita tidak harus mencari sepatu atau sendal yang akan dipakai. Pendeknya, kita sudah terbiasa mempersiapkan sebelumnya.

Untuk mengirimkan naskah antologi, walau sudah tahu kapan Dead Line nya namun saya terbiasa  untuk mempersiapkan jauh hari sebelumnya. Minimal mencari judul atau hal apa yang akan ditulis. Lalu mencoba menuangkan di kertas coret-coretan. Lalu di tutup. Saya baru membuka catatan itu tiga hari kemudian. Bila sudah merasa pas, barulah saya mulai mengetik di laptop, tentu saja dengan memperbaiki alur cerita bila diperlukan.  Demikian pula dengan tugas kampus. Masa Tanggap Darurat Covid 19, mau tak mau membuat saya harus kuliah online.  Dosen pengampu memposting soal atau tugas pada hari senin atau selasa dan batas waktu mahasiswa sampai dengan sabtu malam. Nah saya sudah terbiasa untuk melakukan persiapan, sejak senin atau selasa, dimulai dengan membaca soalnya, mencari referensi lalu mulai menjawab dan sebisa mungkin posting di forum web online hari kamis. Paling lambat hari jumat siang.  Semakin cepat semakin banyak  waktu saya untuk  mengerjakan hal lain.

Membiasakan  multi-tasking

Bersyukurlan kita sebagai perempuan, karena kita dianugerahi kemampuan untuk mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Terutama Mrs pastinya sudah terbiasa melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Lagi motong-motong sayuran di dapur atau malah masak sayur , mesin cuci bekerja.    Para Miss yang bekerja pastinya bisa melakukan multi-tasking di kantor.  Misalkan menginput data SPM sambil berkoordinasi melalui telp/hp.

Secara perlahan mengubah mindset

Marilah kita mengubah cara pandang kita terhadap kebiasaan on time atau tepat waktu. Tepat waktu bukanlah hal yang menakutkan atau hanya bisa dikerjakan oleh  seseorang perfeksionis. Tepat waktu itu mengajarkan kepada kita untuk berdisiplin dan konsisten dengan segala pilihan kita. Untuk para Mrs, on time itu, bukan hal yang tidak bisa ditaklukan. Ingatlah pada The Power of Emak-emak. Harus bisa mengalahkan the power of Dead Line.  Emak-emak pasti bisa!.

Sobat curhat,

Saya pernah berkunjung ke Brunei Darussalam, ternyata di sana kebiasan tepat waktu sudah menjadi suatu kebutuhan. Bila di kita masih terbiasa dengan  kebersihan sebagian daripada iman, di negara Brunei justru sudah tertanam pada benak dan hati seluruh warganya, bahwa tepat waktu sebagian daripada iman.  Marilah kita menyontoh hal baik dari kebiasaan umat Islam di sana.

Meningkatkan kualitas keimanan kita dengan membiasakan diri untuk tepat waktu. Bukankah Allah sangat menyukai hambaNya yang selalu menepati janjinya?

So … Miss & Mrs On time? Yuks!

Wassalamualaikum Wrb…

Iklan
0Shares

8 thoughts on “Miss & Mrs On Time? Yuks!

  1. Alhamdulillah bersyukur kita terlahir sebagai wanita, yg diberi karunia oleh Alloh sedemikian banyak yang tidak dimiliki oleh laki laki, diberi kesempatan menjadi ibu, bekerja, dll. Ayo kita wujudkan rasa syukur dengan berbuat yg terbaik untuk semua. Semangat untuk semua wanita hebat…

    1. Ya benar stu hal yang patut disyukuri oleh kita sebagai perempuan. Senantiasa ada ladang untuk amalan dan memperkaya rasa syukur.
      Amin 🙂

  2. saya suka dgn kalimat ini “Tepat waktu itu mengajarkan kepada kita untuk berdisiplin dan konsisten dengan segala pilihan kita”

    well guys jd tanamkan kuat2 pd pikiran kita bhw kita adalah org yg on time dlm segala hal yg wajib maupun dari setiap target yg kita tentukan, krn tepat waktu adlh pondasi yg kuat untuk menjadikan kita org yg disiplin & berintegritas.

    1. Menjadi orang yang berintegritas adalah orang yang mampu untuk bertanggung jawab dan senantiasa bersyukur. Tanggung jawab terhadap apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan. Bersyukur karena menyadari bahwa tanggung jawab adalah bukti menghargai keberadan sang pencipta.

  3. On time kelihatan nya hal sepele tapi sulit di laksanakan, banyak orang beranggapan ngaret hal biasa. Padahal yang harus di budayakan adalah on time bukan ngaret. Ayo mulai sekarang, mulai dari diri sendiri, mulai hal sederhana dengan on time!

Tinggalkan Balasan