Pelatihan Menulis: Sehari Bisa Menulis Buku oleh Rumedia – Penulisan ini berdasarkan review saya sebagai seorang bloger.

Saat saya sedang lelah secara fisik, rupanya teman-teman yang telah bersinergi di sekeliling saya mampu menguatkannya.

Fisik saya lelah bukan karena abis angkat barbel atau pun lari 30 menit di atas treadmill. Justru saya baru saja menghabiskan waktu bersama keluarga kecil untuk refreshing dengan bentuk camping keluar kota. Kita pergi menggunakan dengan protokol kesehatan.

Suami saya yang begitu semangat sampai membuatkan mini campervan dari mobil kesayangannya. Paksu, mendesain mobil dengan ada kamar kecil agar memudahkan kami para wanita bisa tetap menjaga kebersihan diri selama perjalanan. Secara anak-anak masih balita semua, hihii…

sumber foto: dokumen pribadi

Alhamdulillah sekali bisa kembali pulang selamat dengan perasaan yang lebih fresh dari pada sebelumnya.

Ide-ide menulis sebenarnya berlari-lari saat saya sedang menjalankan aktivitas travelling dengan tetap menjalankan tugas daring sekolah, menyiapkan makan, seperti tugas ibu sehari-hari pada umumnya.

Tak lupa laptop dan gawai tetap harus ON untuk memenuhi permintaan klien baik dalam dunia blogging atau pun dalam komunitas-komunitas yang ada di dalam gawai.

Di dalam dunia blogging di perjalanan saya mengolah artikel di sahabatblogger.com sedangkan di dewiadikara.com saya update seller untuk bekerjasama dengan tim dalam menjualkan prduknya. Saat perjalanan pulang salah satu sahabat penulis di curhatanaksekarang.com juga memberi info bahwa tulisannya akan publish. MasyaAllah begitu beruntungnya, pengingat untuk menulis selalu saya dapatkan.

Tentu semua tulisan dalam blog harus tetap dikoreksi secara SEO on page (*makanan apalagi ini, wkwkkw). Kalau sahabat sudah jalan di dunia blogging ini bisa jadi tolak ukur suksesnya nilai blog di mata klien. Kadang ya bisa jadi boomerang juga mematikan ide menulis saya.

PENGALAMAN MENGIKUTI SEHARI BISA MENULIS BERSAMA RUMEDIA

Malam ini adalah hari pertama saya unpaking dari aktivitas travelling saya, namun lelahnya fisik tidak meruntuhkan semangat saya untuk mengikuti Sehari bisa menulis bersama Duo Founder Rumedia yaitu Pak Ilham Alfafa dan Pak Deejay.

1.Teknis dalam pertemuan

Alhamdulillah pelatihan ini perdana dilakukan mengingat jarak dan juga pandemi yang sedang berlangsung, Kita diberikan kemudahan dalam via Zoom. Apalagi ditemani dengan moderator cantik Mak Rere.

Jadi sebenarnya walau dasteran juga kita masih bisa mengikuti pelatihan atau pun seminar apapun ya sahabat. Namun, tetap aja kita harus beretika dalam berbusana apalagi ini online gaess hihihi, setidaknya daster disulap dengan ditambahin blazer dan penutup aurat alias jilbab harus dong saya kenakan.

eh dari foto ini saya baru sadar blazer saya kebalik, wkwkwkw

2. Semangat Baru

Alhamdulillah dari mengikuti pelatihan beliau, saya jadi ingat akan sesuatu hal yang terlupakan. Selama ini saya menulis untuk memberikan informasi dengan mengalir dalam sebuah cerita. Apa sahabat sudah merasakan alirannya? ciyeeee ….

Hal yang terlupakan itu adalah salah satu materi yang diangkat oleh pak Ilham, yaitu: ABAIKAN TEORI. Bukan berarti kita mengabaikan kaidah penulis ya sahabat, maksud dari pengalaman yang saya alami di sini adalah saat pikiran saya rumit dengan SEO akhirnya tulisan organik saya yang seperti ini nih lenyap dari blog saya, hihi. Terimakasih pak Ilham dan pak Deejay. Tekad saya menulis khususnya tulisan organik jadi on lagi. Saya pun mendapatkan tips menarik terkait Bank naskah dalam folder *ternyata enggak hanya uang yang disimpen ya gaes …!

3. Materi

Semua teknik dan tips yang dipaparkan oleh beliau bagus sekali. Saya pun tidak hanya mendapatkan tips, tapi juga motivasi yang saya dapatkan.

Penasaran apa saja sih materi yang disampaikan?

Pertama, pak Ilham banyak sekali memaparkan seluk beluk tentang penulis. Tak hanya itu contoh-contoh konkret dan pengalaman pribadinya sangat menginspirasi. Selain itu kami pun diperkuat dengan motivasi dari beliau. Sebagaimana buku perdana beliau yang naik cetak pertama adalah buku motivasi, sangat terasa auranya bagi kami, khususnya saya.

Kedua, Pak Deejay pun memberikan materi yang tidak kalah berbobot. Bagaimana kita menjadi lebih sadar dan mengerti poin-poin penting dalam menulis. Semua digambarkan begitu jelas walaupun sebenarnya kita terbatas ruang. Beliau pun menceritakan pengalamannya di dunia literasi baik penerbit mayor dan indie. Apa saja poin penting yang perlu dipersiapkan penulis selain outline.

4. Tersedia sesi tanya jawab

Tersedianya sesi tanya jawab. Jadi pertemuan kita diakhiri dengan sesi tanya jawab tentu sesi ini sangat berharga sekali untuk menggali informasi dan ilmu lebih dalam pada mereka. Sayangnya saat itu saya enggak bisa fokus, video harus off dulu. kenapa coba? Bocah terbangun, nyariin saya minta garukin punggungnya, wkwkwkwk … untung gawai bisa diangkut ke sebelah sambil pakai earphone jadi tetap bisa dengar jawaban-jawaban bergizi dari mereka.

5. Komunitas

Saat kita terjun di dunia menulis, kita harus memiliki komunitas yang bisa mendukung langkah kita. Seperti saya contohnya, sebagai bloger tergabung dibeberapa komunitas bloger. Saat saya menulis saya terjun di komunitas NuBar dan Alhamdulillah para penulis NuBar baik di WCR, WEB bahkan buku antologi yang sedang berlangsung selalu membakar semangat saya dari tulisan-tulisan mereka.

Salah satu pendukung adalaHnya web binaan Rumedia, seperti web saya curhatanaksekarang.com yang membuat langkah saya menulis selalu terpacu. Belum lagi ada pelatihan pendukung semacam ini. Alhamdulillah.

sumber foto: dari moderator cantik mak rere

Eh ternyata saya nulis sudah panjang banget ya, bisa sih kalau mau terus. tapi si kecil terbangun nih wkwkwk … biasanya jam kalong saya saat setelah salat tahajud. Nantikan tulisan saya berikutnya ya sahabat!

Terimakasih Pak Ilham Alfafa, pak Deejay dan tim Rumedia. Semoga makin sukses!

Semoga ada pelatihan sehari bisa menulis buku kembali ya sahabat, jangan lewatkan untuk mengikuti pelatihan ini.

Buktinya, saya berhasil buat satu postingan malam ini beberapa menit sebelum acara ini berakhir. Saya dapat mengeluarkan ide saya, mendapatkan motivasi dan tentu bersinergi kembali dengan teman-teman.

Terimakasih juga pada mbak Emmy yang telah mengenalkan saya pada RumediašŸ˜Š

Lelah fisik? bisa diatur….. hasyek! karena sebenarnya ada caranya untuk tetap produktif menulis.

– Dewi Adikara

Tetap jaga kesehatan ya sahabat!

Jaga gaya hidup, banyak minum, minum vitamin, makan makanan yang bergizi dan tentu dengan perasaan yang tetap selalu on fire!

Salam,

Dewi Adikara

0Shares

Tinggalkan Balasan