cover kdrt 1
BUKU

Pemilik Naskah Terbaik Melepas KDRT 1

Pada penasaran enggak Pemilik Naskah Terbaik Melepas KDRT 1?

Hmmm … Kemarin saat dapat info dari mbak Emmy tuh, Dewi lagi enggak ngeh. Kebetulan pekerjaan dunia nyata cukup riweh saat itu. Sempat membaca tapi masih belum konek juga sih, karena terkadang Dewi sama mbak Emmy tuh bisa bicara banyak hal. Maklum, kami sama-sama aktif di berbagai kegiatan, heheh…

Nah saat menyadari nama kandidat tersebut adalah naskah terbaik, dududuh hati ini terkejut banget! Semua pemilik naskah telah memberikan tulisan yang sangat bagus. Namun tetap pemilihan naskah terbaik harus ada. Penentuan itu tentu dari berbagai pihak dalam penerbit rumedia. Tidak hanya berbicara tentang naskah, namun pengumpulan naskah, kerapian bahkan attitude menjadi penilaian yang very completed!

Kali ini, Dewi mau ucapkan selamat pada pemilik naskah terbaik. Kebetulan beliau adalah sahabat Dewi saat kuliah S1 di Psikologi UNAIR. Namun, jalan kami berbeda, beliau saat ini menjadi Psikolog, sedangkan Dewi baru bisa kembali kuliah S2 dan terjun di dunia literasi blogging, buku, serta wiraswasta bersama suami.

Alhamdulillah, Dewi senang bisa menyapa penulis terbaik di web Dewi. Yang mana beliau juga sebagai kontributor di web ini. Simak saja profilnya di sini: Biografi Psikolog Rizki Dawanti.

Selamat ya sahabatku menjadi naskah terbaik Melepas KDRT 1, senang bisa mengajakmu ke dalam dunia literasi NuBar Rumedia. Saatnya sekarang, Psikolog Rizki mampu menunjukkan kompetensi menulisnya dalam bidang ini. Semoga perjalanan karir sebagai psikolog selalu memberikan manfaat bagi banyak orang.

Naskah terbaik KDRT jilid 1

Sahabat, masih ingin tahu bagaimana cuplikan kisah yang tertulis di dalamnya? Simak ya:

Judul Tulisan Terbaik Melepas KDRT

BERDAMAI DENGAN LUKA: BAGIAN 1

(Rizki Dawanti)

Ia pernah hadir dengan indah,

Walau pada akhirnya hanya tersisa lelah,

Sayang dan cinta kini pupus sudah,

Namun dalam hidup kutak ingin menyerah

Sepenggal puisi diatas rasanya cukup mewakili wanita yang duduk dihadapan saya. Parasnya cantik. Dengan kulit bersih dan senyuman yang selalu tersungging manis di bibirnya. Selama bercerita pada saya, ia seringkali tertawa. Tak tampak sedikitpun derita yang ia hadapi. Jika tak berkisah, saya hampir tak percaya dengan rangkaian cerita pilu tentang hidupnya. Di usianya yang masih 27 tahun, Rani (nama samaran) harus tegar berdiri untuk menunjukkan bahwasannya ia adalah wanita yang kuat. Tidak hanya dihadapan saya kala awal berjumpa, ia melakukannya dihadapan semua orang. Orangtua, teman-teman, dan terutama bidadari kecilnya yang saat ini masih berusia 2 tahun, Arum (nama samaran).

…. bersambung.

buku melepas kdrt

Baca kisah selengkapnya dengan memiliki bukunya, tulisan mbak Rizki bersambung juga ke jilid 2 loh:).

Sahabat bisa kontak Dewi untuk memilikinya, atau bisa dengan para penulisnya langsung. Temui nama mereka di media sosial.

Nama pena Penulis Melepas KDRT jilid 1:

  • (Dewi Adikara)
  • (Sesil Soejono)
  • (Sabiqis Edogawa)
  • (Deesa Rahma)
  • (ARA)
  • (Sukma)
  • (ReReynilda)
  • (Deril Zet)
  • (Maryam Azalea)
  • (Iyus Ruchdiana)
  • (Asri Susila Ningrum)
  • (Dina Tasnim)
  • (Ribka ImaRi)
  • (Fuji Astutik)
  • (Nyit2)
  • (Nia Yusuf)
  • (Mom AIA)
  • (Rizki Dawanti)

Salam semangat,

Dewi Adikara.

2 thoughts on “Pemilik Naskah Terbaik Melepas KDRT 1

Comments are closed.