Personal Branding untuk siapa?

Menurut Psikolog curhatanaksekarang: saudari Rr. Nia Paramita Yusuf, M.Si., M.Psi., Psikolog, setiap orang memiliki kesempatan untuk melakukan brand dirinya.

Personal Branding seolah-olah hanya diperuntukkan bagi golongan profesi tertentu. Misalnya artis, pejabat, atau CEO. “Branding” sering disalah artikan. Kesannya, branding itu berarti punya website atau sering dibicarakan di media sosial. Contoh itu sebenarnya adalah ranah Marketing.

Seorang tukang sayur pun harus memiliki kekuatan “brand” agar produk dan jasanya dipilih oleh konsumen. Dia harus berbeda dan punya keunggulan lebih dari tukang sayur lainnya.

Berikut penjelasan lebih mendalam dari Rr. Nia Paramita Yusuf, M.Si., M.Psi., Psikolog.:

Komponen penting dalam Personal Branding

Komponen Utama

Value: menemukan nilai unggulnya dari segala yang diminatinya.

  • untuk memunculkan value kita adalah dengan berlatih secara konsisten dalam memaksimalkan potensi diri.

Skill : Setiap orang mempunyai ketrampilan, kemampuan dan kelebihan.

  • Cara terpenting untuk mengembangkan Skill adalah dengan fokus pada kelebihan kita, bukan pada kekurangan kita.

Behaviour: Tingkah laku akan mendukung semua aspek yang akan memunculkan kita seperti apa.

  • Jadi apabila tingkah laku yang kita kembangkan dengan cara positif maka hasilnya pun akan positif begitu sebaliknya.

Komponen Pendukung

Appereance : Penampilan diri

  • Penampilan akan menunjukan akan mempresentasikan diri kamu, apakah kamu seorang yang rapih, sederhana, eksekusif dan seterusnya

Aniqueness : Keunikan pada diri sendiri

  • Keunikan pada diri kamu sendiri yang tidak dimiliki orang lain.

Authentic : Keaslian pada diri sendiri

  • Otentik dan tidak dibuat-buat sebagai identitas original kamu yang khas

Jenis personal branding

Alami (Natural): yaitu seseorang yang dengan alami sudah melakukan personal branding tanpa disadarinya.

Buatan (By Design): yaitu seseorang yang dengan sengaja menciptakan personal brandingnya untuk mencapai hal tertentu.

Fungsi dan Tujuan Personal Branding

1.Memperkenalkan dan mempertajam citra diri seseorang

2.Memudahkan orang lain untuk mengingat siapa kita

3.Memudahkan dalam menentukan pilihan

4.Memfokuskan diri pada apa yang ingin dicapai

Cara membangun BRANDING

1. Apa yang membedakan kita dengan orang lain??

“Temukan Keahlian kita”

2. Jika anda ingin dikenal sebagai penulis, mulai banyak membaca dan belajar di dunia penulisan

“Bangun Pengetahuan”

3. Ikut kursus dan pelatihan sesuai keahlian yang ingin kita tekuni, sampai expert di bidang tersebut.

“Bangun keterampilan”

4. Setelah mengetahui skill kita bertambah, mulailah berkarya.

“Bangun Pengalaman”

Tetaplah menjadi diri sendiri dan menebar manfaat dengan cara dan ruang  kita sendiri. Aktualisasi jalan terus dan rasa berharga pada diri kita tambah, sehingga bahagia yang kita dapat kan selamanya

Rr. Nia Paramita Yusuf, M.Si., M.Psi., Psikolog

Baca juga:

Semoga bermanfaat ya sahabat,

Salam,

Dewi Adikara

Iklan
0Shares

2 thoughts on “Personal Branding

Tinggalkan Balasan