Pohon adalah kehidupan-oleh Neni Nuraeni

Tulisan ini bermula dari peristiwa penembakan relawan medis yang terjadi pada 1 Juni 2015 lalu. Ternyata bahwa kedua hukum humaniter (aturan berperang) internasional yang terkenal dengan sebutan Konvensi Jenewa, juga hukum humaniter Islam yang tersebar di beberapa ayat dalam Al Qur’an dan Al hadist melarang keras membunuh sembarangan setiap yang bernyawa ketika kondisi perang, baik itu sesama tentara yang berperang, relawan medis yang berjaga di daerah peperangan dengan alasan kemanusiaan, pun benda dan pepohonan yang ada di daerah peperangan.

Sisi-sisi inilah yang memggerakkan Saya untuk mengetahui lebih jauh tentang kedua hukum humaniter ini.

Hal yang menarik dari hukum humaniter islam bahwa ternyata dalam salah satu perintah Umar kepada pasukan perang adalah tidak diperbolehkan untuk menebang dan membakar pohon kurma yang berbuah. Ternyata selain pohon kurma berbuah ada hadist lain juga yang melarang menebang pohon bidara.

Selain itu juga terdapat hadist yang menganjurkan untuk menanam pohon yang ternyata bernilai sedekah pohon yang ditanam memberikan manfaat yang luar biasa untuk ekosistem.

Dari hadist-hadist di atas jelas bahwa dalam kondisi apapun ketika akan melakukan penebangan pohon hendaknya diperhatikan tentang keberfungsian pohon tersebut untuk ekosistem. Karena pohon memiliki fungsi vital bagi mahluk hidup, tak hanya manusia juga binatang dan ekosistem kehidupan pada umumnya.

Dengan adanya pohon yang dapat mengolah karbon dioksida menjadi oksigen sehingga dapat dihirup oleh  manusia. Ketika musim hujan tiba pohon dapat mengikat air hujan dan menahannya sehingga bisa mencegah banjir dan longsor. Ketika musim kemarau menerpa pohon mengeluarkan air yang diikatny sehingga bisa menjadi sumber air dan masyarakat tak mengalami bencana kekeringan.

Begitulah pohon yang diciptakan oleh Allah sesuai dengan ketetapanNya. Allahpun memberikan adab atau etika untuk manusia agar pohon terjaga dengan baik dan memberi manfaat yang luar biasa bagi semua mahluk hidup, karena pohon adalah kehidupan. Masya Allah, Allahu Akbar.

Wallahua’alam

0Shares

Tinggalkan Balasan