PULAU SEMPU, SURGA YANG TERSEMBUYI

Tidak banyak traveller dan backpacker yang mengetahui bahkan pernah berkunjung ke Pulau Sempu. Pulau kecil yang terisahkan oleh Selat Sempu (sendang biru)  dan masuk wilayah hukum Kabupaten Malang Jawa Timur. Perjalanan dua jam bisa ditempuh dari kota Malang dengan menggunakan kendaraan pribadi atau carteran dan masuk melalui tempat wisata Pantai Sendang Biru.

Dari pantai Sendang Biru kita dapat menyebrang ke Pulau Sempu dengan menggunakan perahu kecil yang tersedia. Tentu setelah memperoleh ijin dari Tim posko yang berada di area wisata Pantai Sendang Biru. Ya harus memperoleh ijin untuk mengunjungi pulau Sempu karena Pulau Sempu adalah cagar alam yang dilindungi oleh Pemerintah.

Ada sebagian wilayah yang bisa dikunjungi oleh para traveller dan backpacker. Hanya sebagian kecil dari keseluruhan wilayah Pulau Sempu. Namun tidak akan mengurangi keindahan dan tantangan yang akan dirasakan ketika kita berkunjung ke sana.

Kegiatan yang bisa kita lakukan di sana adalah tracking hutan yang bisa ditempuh kurang lebih 1(satu) jam untuk sampai ke lokasi utama yaitu danau di tengah pulau yaitu Laguna Segara Anak. Danau ini mirip telaga kecil yang dikelilingi oleh karang yang langsung berbatasan dengan laut.

Karang karang tersebut ada yang bolong dan menjadi pemandangan yang menawan, karena air laut masuk melalui karang yang bolong sehingga menyerupai air terjun mini. Sungguh luar biasa indah dan menyegarkan pemandangan tersebut. Di pinggir danau kita bisa beristirahat sambal mendirikan tenda . Para backpacker biasnaya menginap di sana.

Sayangnya pemandangan yang indah itu ternodai oleh perilaku para pengunjung yang menginap di tenda-tenda yaitu kebiasaan membuang sampah sembarangan. Sehingga keindahan Danau Laguna Anak Segara dan eksotisnya hutan di tengah Pulau Sempu menjadi terganggu. Hingga akhirnya Pemerintah setempat menutup Pulau Sempu dan menjadi daerah terlarang untuk dikunjungi.

Untungnya saya saat berkunjung ke sana pada Tahun  2014 masih bisa bebas menuju ke sana. Saya melakukan perjalanan bersama 5 (lima) sahabat saya dibantu salah satu  travel yang menyediakan layanan wisata ke Bromo dan Pulau Sempu. 

Sungguh sebuah perjalanan yang menantang, karena saya tdak terbiasa keluar masuk hutan bahkan ke Pulau Sempu adalah perjalanan ke dua saya setelah trip ke Wae Rebo – Labuan bajo. Saya masih ingat, siang itu pulau sempu baru saja bermandikan air hujan, jadi bisa dibayangkan kalua jalan tanah setapak di tengah hutan bercampur becek dan khusus untuk melintasi hutan kami harus menggunakan sepatu dengan alas khusus. Tidak usah khawatir gaes … karena seatu itu bisa disewa Rp.2.000,- .

Jalan setapak yang seperti tanah liat membuat perjalanan kami penuh tantangan. Ngeri-ngeri sedap lah. Tidak terhitung berapa kali kami terpleset bahkan kaki saya terkilir.   Namun buah dari perjuangan itu luar biasa. Pemandangan Danau Laguna Segara Anak sangat menawan hati. Hilang semua rasa lelah berganti dengan euferia menikmati keindahan alam di depan mata.

Sungguh seperti berada di Surga dunia. Deburan ombak  yang masuk melalui karang yang bolong terdengar melebihi keindahan alunan simpohi Mozart atau Beethoven. Segarnya berenang di Danau Laguna Segara Anak yang dari kejauhan terlihat berwarna hijau sungguh menyejukkan hati.  Rasa hati ingin tetap berada di sana. Tapi itu hanya mimpi yang tak mungkin terwujud. Kamipun segera kembali ke daratan sebelum malam semakin gelap. Kami berjalan menyusuri hutan ditemani oleh tambang yang menjadi pegangan agar tidak terpencar di tengah kegelapan. Tentu menabrak pohon atau batu sudah  pasti terjadi sepanjang jalan menuju perahu yang sudah menunggu kami menuju ke daratan. Sungguh pengalaman yang luar biasa karena setelah kami membersihkan diri dan berada di mobil sewaan menuju  Bromo, kami baru sadar kalau malam itu malam jumat.  Saya sendiri baru tersadar, setelah mendengar cerita salah satu sahabat, yang menerima panggilan handphone dari ayahnya saat menyusuri jalan di hutan. Entah apa yang terjadi di malam itu, yang pasti adalah satu hal: Pulau Sempu adalah surga yang tersembunyi. Perjalanan kami menyusuri Pulau Sempu adalah kenangan teramat indah yang kami miliki.

0Shares

3 thoughts on “PULAU SEMPU, SURGA YANG TERSEMBUYI

  1. Wah…… ternyata banyak tempat wisata yg keren keren…ya… dari ceritanya aja bagus banget… apalagi kalau kesana…. serasa ikutan traveling kita

Tinggalkan Balasan