EDISI CURHAT TEMA CHALLENGE IDE SEGAR WCR

Sebuah Tanya: Arti Sebuah Keluarga

Sebuah Tanya: Arti Sebuah Keluarga.

Apa arti keluarga?

Ada yang bilang, keluarga adalah mereka yang memiliki sesuatu yang sama dalam darah. Sesuatu yang tak bisa kita lihat secara kasat mata. Sesuatu yang mengikat, atas nama sebuah ikatan pernikahan.

Ada pula yang bilang, keluarga adalah mereka yang peduli tanpa melihat ikatan apapun. Tak melihat warna kulit atau ras, bahkan agama.

Ada yang bilang, sebagai keluarga kita seharusnya saling mengasihi dan menyayangi. Saling ‘memeluk’ dan melindungi.

Tapi kenapa masih banyak yang mengambil nyawa keluarga sendiri? Tanpa ragu, tanpa alih-alih. Demi sesuatu yang bernama harta.

Atau mungkin tahta? Wanita?

Mereka kah keluarga? Keluarga yang memiliki satu tujuan yang sama. Mereka yang mampu mengenyahkan segala hambatan yang menghadang tujuan yang dituju. Segala cara!

Ooh … apa arti sebuah keluarga?

Keluarga … bukankah satu tempat untuk kita kembali pulang. Setelah penat dan lelah seharian mencari nafkah.

Mungkin didalamnya akan ada pertengkaran. Entah karena berbeda pandangan atau kesalahpahaman. Satu hal yang pasti, akan selalu ada canda tawa yang menyertai.

Satu dua kali, mungkin ada keinginan untuk pergi. Tapi nyatanya, bahkan setelah pergi pun, keinginan untuk kembali lebih kuat. Seolah kenangan momen-momen manis, berputar di depan mata.

Hingga satu kalimat itu terucap, meski dalam benak. “Aku ingin pulang!”

Aah … tapi ada pula mereka yang tak ingin kembali. Bahkan jika merindu, mereka lebih memilih pergi dan tak menoleh lagi. Setelah semua badai yang berkecamuk dalam hati, tenang kembali.

Hancur kah ikatan keluarga itu?

Serapuh itukah ikatan bernama keluarga?
…..
Banyak kudengar, banyak kudengar, tak banyak kulihat

Katanya, ada seorang ibu yang lebih memilih membunuh darah dagingnya sendiri, yang baru saja ia lahirkan.

Belum lama si jabang bayi menghirup udara penuh polusi pertikaian. Tapi takdirnya membawanya kembali, menghadap Sang Khaliq, Pemilik Semesta, Sang Pemegang Nyawa.

Katanya, katanya, ada seorang anak yang lebih memilih memenjarakan ibunya sendiri. Hanya demi sebuah peninggalan, tanah sepetak dan rumah beratap genting. Harta warisan dari sang bapak.

Tak mundur selangkah pun, meski harus tempuh jalur hukum. Demi sesuatu yang harus jadi miliknya. Katanya.

Hei, Nak. Belajarlah lagi. Ibumu pun berhak atas apa yang kau akui hakmu itu.

Katanya, ada seorang bapak yang tega ‘merusak’ anak gadisnya sendiri. Hanya karena sesuatu yang tak bisa ia tahan. Jauh dari sang istri, alibinya.

Hei, Pak. Harusnya kau didik baik-baik anak gadismu. Kau ajari agama. Mengasihi dan menyayanginya.

Ingin rasanya kumaki dirimu, hei yang katanya pencari nafkah! Sumpah!

Ooh, lantas, apa arti dari keluarga, jika demikian? Sungguh, aku tak tahu.

Apa ada yang tahu? Boleh kasih tahu?

Jombang, 23 Nopember 2020
Salam Unyu

One thought on “Sebuah Tanya: Arti Sebuah Keluarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *