Haiii, Sobat Curhat..

Sudah makan siang belum? Hari ini makan siang kami spesial lhooo. Soalnya, hari ini, bocah yang turun ke dapur. Si Umi cuma kasi instruksi dari depan komputer karena sedang banyak job yang mepet deadline secara bersamaan.

Meskipun ini bukan pertama kali mereka bantuin si Umi memasak, tapi baru kali ini full mereka yang di dapur, Sobat Curhat. Mulai dari masak nasi, sampai mengupas, membersihkan dan memotong sayuran serta bahan-bahan lainnya. Semua mereka yang handle.

Karena si Umi benar-benar nggak bisa diganggu dan dipanggil-panggil ke dapur, alhasil, beberapa kali Mamas Ihan dan Mbak Naya bolak-balik dapur-ofis (office) buat nanya ini itu sama si Umi.

“Mi, coba lihat dulu sambal tauconya, bener nggak itu?” Tanya Mamas Ihan

“Mi, perkedel jagungnya koq aroma roti ya?” Mbak Naya bingung. Ternyata doi goreng perkedelnya pake minyak bekas goreng donat, Sobat Curhat! wajarlah jadi perkedel aroma roti, hahaha.

Terakhir, Mbak Naya laporan “Mi, kenapa sayur asemnya nggak ada rasa asem-asemnya ya?”

“Astaghfirullah.. Umi lupa nyuruh masukin asem naaakk..” langsung cuuuzz ke dapur buat nambahin asem dan ngecek yang lain juga. 

Pas ke dapur, masyaaAllah, sudah hampir beres.. tinggal koreksi dan goreng ikan lele.

Iyeess, menu hari ini adalah sayur asem, perkedel jagung, sambal tauco dan lele goreng. Mamas Ihan kebagian masak sambal tauco. Sedangkan Mbak Naya seperti biasa, tugasnya memasak nasi. Dan hari ini ditambah memasak sayur asem dan perkedel jagung.

Benar-benar for the first time mereka yang eksekusi dari awal. Si Umi tinggal koreksi aja nih, Sobat Curhat.

Bahagia sekali si Umi hari ini. Anak-anak kompak bantuin si Umi. Selain Mamas Ihan dan Mbak Naya yang bantu di dapur, tadi Abang Fino juga sudah bantuin cuci piring dan beres-beres rumah. Kakak Aisa nanti yang balikin piringnya.

Alhamdulillah..

Bukan tanpa alasan kami mengajari anak-anak agar tau pekerjaan rumah. Dengan sedari kecil mengajari mereka untuk ringan tangan membantu pekerjaan Ayah dan Umi, diharapkan kelak mereka telah terbiasa. Mereka harus tau, pekerjaan rumah tangga itu bukan melulu tugas seorang ibu/wanita, tetapi lelaki juga sangat bisa punya andil untuk meringankan pekerjaan tersebut.

Selain itu, kami ingin mengajari mereka untuk bekerja sama juga nih, Sobat Curhat. Membiasakan mereka untuk saling bantu sesama saudara agar pekerjaan yang dilakukan terasa ringan dan lebih cepat selesai. Semoga kelak mereka mengingat moment bekerja sama di rumah ini dan nantinya mereka telah terbiasa untuk saling bantu.

Ah, apapun itu yaa Sobat Curhat, yang jelas, hari ini, si Umi merasa sangat bahagia. Selain si Umi terbantu sekali dengan mereka turun ke dapur, si Umi pun hepi karena bisa menikmati masakan anak-anak. 🥰

Rasanya? Yakinlah, Allah yang membuat semua rasa masakan di dunia ini menjadi enak dinikmati, bukan karena resepnya atau yang memasaknya. Melainkan rasa syukurlah yang menjadikan apa yang kita makan semakin terasa nikmat.

Jadi, jangan lupa bersyukur atas apa yang kita makan setiap hari ya, Sobat Curhat.

Sampai jumpa di curhatan si Umi berikutnya yaaa. 🥰

Iklan
0Shares

1 thought on “Semua Terasa Ringan Jika Mau Bekerja Sama

Tinggalkan Balasan