Sepenggal kisah curhat anak sekarang.com

Assalamualaikum sahabat curhat …!

Selamat pagi, siang, sore atau malam … semua masih Work From Home? atau kondisi mengharuskan tetap bekerja di luar?

Alhamdulillah teman-teman sudah bisa langsung posting artikel secara mandiri ya. Yang pasti semua tulisan yang diterbitkan diharapkan bisa bermanfaat bagi banyak orang. Apalagi pada kondisi pandemi covid19 yang membuat kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, maka ada baiknya kita tetap bisa memberi sebagian harta atau ilmu kita kepada orang lain, insyaAllah akan menjadi amal jariyah dan juga membawa manfaat bagi banyak orang.

Sudah bisa posting artikel mandiri di curhatanaksekarang.com klik di sini.

Bermanfaat bagi orang lain tanpa kita sadari

Saat Dewi dulu kuliah di Psikologi Unair, seringkali Dewi terkaget-kaget karena lingkungan Dewi yang merespon Dewi dengan haru, tangisan bahkan ucapan terimakasih. Dewi awalnya tidak paham mengapa, lama kelamaan Dewi jadi mengerti apa yang sedang Dewi pelajari di bidang Psikologi ternyata membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

Dewi saat itu beberapa kali menemukan moment bersama dengan orang di sekitar, baik kenal atau tidak kenal. Dewi memberikan sedikit saran pada masalah yang mereka hadapi, memberi sedikit solusi, bahkan tanpa berbicara Dewi menepuk dan mengelus pundak seorang ibu di rumah sakit yang sedang ingin menangis mengingat masalahnya. Sang ibu tersebut semakin menangis walau tanpa bercerita. Selanjutnya, ia justru berterimakasih pada Dewi. Why?

Ada hal yang terkadang, kita tidak mampu mengungkapkannya karena sifat manusia itu berbeda-beda, ada yang pemalu, atau tidak mau menceritakan masalahnya, ada pun justru meluap-luap menceritakan masalahnya, intinya apa yang Dewi lakukan walau sedikti tadi itu sangat bermanfaat untuk meringankan perasaan dan pikiran orang lain khususnya yang sedang mengalami masalah pada dirinya.

Cerita di atas hanya sepenggal kisah, belum lagi yang Dewi harus berinteraksi langsung dengan orangtua yang kekurangan sementara anaknya sedang mengalami keterlambatan belajar, betapa membutuhkannya mereka segala arahan dan masukan bagi kita yang memiliki ilmunya.

Mau baca juga: Cerita si Gadis bukan Rahasia

Dibalik kisah blog curhat

Dewi ingin banyak membantu masyarakat dari segala penjuru bahkan di luar Indonesia. Ini mungkin bukan sekadar impian Dewi, bisa jadi ini adalah impian bagi banyak orang. Dengan adanya blog ini pada akhirnya Dewi membangun dan mewujudkan mimpi kita untuk terwujud. Semua orang yang membutuhkan pengetahuan jadi bisa dengan mudah mengakses dan mencari informasi dengan membuka blog ini.

Blog ini terbentuk sejak tahun 2016 dengan nama curhatanaksekarang.wordpress.com. Pada akhirnya impian-impian di atas alhamdulillah bisa terwujud, blog bermetamorfosis menjadi curhatanaksekarang.com agar lebih memiliki tampilan dan fasilitas yang memudahkan para penulis dan pembacanya.

Nama curhat anak sekarang, dengan maksud agar semua khalayak generasi kapan pun tetap berada di masa sekarang dan berhak untuk mengakses ke dalam blog.

Mau baca juga? Menumbuhkan Peran Kakak berusia batita

curhatanaksekarang.com berkolabolasi dengan para penulis dan juga para psikolog untuk berbagi informasi yang diharapkan bisa bermanfaat bagi banyak orang dan juga bisa menjadi catatan tersendiri bagi para penulis.

Berikut nama-nama Psikolog yang ikut berkontribusi sebagai penulis di curhatanaksekarang.com:

  1. Nila Ainu Ningrum, M.Psi., Psikolog, CH., CHt
  2. Rr. Nia Paramita Yusuf, M.Si., M.Psi., Psikolog
  3. Rizki Dawanti, M.Psi., Psikolog.

Semoga apa yang dituliskan membawa banyak manfaat dan selalu menginspirasi. Nantikan tulisan kami di curhatanaksekarang.com.

Salam,

Dewi Adikara

catatan: segala tulisan di sini merupakan hak milik dan kreativitas masing-masing penulis.

0Shares

25 thoughts on “Sepenggal kisah curhat anak sekarang.com

  1. Mbak, terharu banget cerita yang melatarbelakangi blog ini. Kadang emang bantuan itu gak melulu dengan materi. Dengan sering mendengar dan adanya blog ini juga bisa. Semoga terus menebar manfaat ya mba, :))
    Salam sehat :))

    1. MAsyaAllah terimakasih supportnya mbak Septi, semoga bisa banyak membawa manfaat mbak:)

  2. Semoga impian mba dewi untuk bisa memberi manfaat sebanyak-banyaknya kepada orang lain dapat terwujud. Impian yang mulia, impian yang seharusnya dimiliki semua orang.

    1. Amin ya robbal alamin bisa bersinergi di sini luar biasa, siapa pun boleh ikut berkontribusi:)

  3. wah sermoga blog ini semakin keren kedepannya ya mba. sukses selalu. senang ih ada blog yang seperti ini. insyaallah banyak ilmu deh di sini. jadi nanti kalo saya curhat bisa ya? hihi.

    1. Amin ya robbal alamin, boleh banget mbak. Terimakasih:)

  4. Intinya mah lebih ke curhatan apa aja ya Mbak. Dan itu bukannya diperuntukkan hanya anak-anak ya. Astaga…

    Yuni salah menduga.

  5. Bagus sekali programnya Mbak. Selagi masih diberikan kesempatan untuk berbagi, maka jangan disia-siakan ya. Saya sangat setuju dengan ini, karena bisa bermanfaat bagi orang lain adalah hal yang mulia, walaupun itu hanya sekedar menjadi pendengar yang baik bagi curhatan mereka ya. Sukses Mbak Dewi dengan niat mulianya.

    1. MasyaAllah, amin yarobbal alamin terimakasih mbak:) Sukses juga buat mbak Ulfah

  6. Mantul mba Mel.. semoga blog ini bisa memberikan banyak manfaat buat pembaca. Keren loh ada narsum dari psikolognya 😍😍

    Salam sukses ya mba sayang….

    1. Amin yarobbal alamin, alhamdulillah iya mbak Bety, semoga banyak membawa manfaat bagi para pembacanya

  7. Wah, barokalloh, Mbak. Akhirnya ada wadah buat curhat anak zaman now. Atau lebih tepatnya ada yang mendampingi curhatan anak zaman now. Semoga lancar dalam proses pembuatan kontennya ya. Semoga bermanfaat untuk banyak orang. Amiin

    1. Amin ya robbal alamin, terimakasih mbak Damar untuk support dan doanya:)

  8. Niche blognya menarik ini, Mbak. Secara dari waktu ke waktu orang butuh tempat curhat demi kesehatan mentalnya. Sukses dengan blog barunya,Mbak 🤗

  9. Eh keren nih mbak, blog kolaborasi gitu ya ceritanya? Ada aja sih idenya. nama blognya juga unik jadi dibaca kapanpun akan cocok karena untuk “anak sekarang” ya. Masuk… masuk..
    Semoga sukses blognya ya mbak

    1. Amin … terimakasih bunda, semoga bermanfaat bagi banyak orang:)

Tinggalkan Balasan