Dua ekor Kucing berwarna orange dan hitamputih kira-kira berumur 4 bulan sedang bermain-main di ruang keluarga. Mereka saling memperebutkan bola kertas kuning. Tiba-tiba terdengar suara motor memasuki halaman rumah. Mereka segera berlari kedepan pintu masuk yang tertutup. Mereka sudah tidak sabar ingin bertemu dengan majikan mereka yang baru saja pulang dari kantor.

Namun, majikan mereka belum juga masuk ke rumah. Ternyata pintu rumah terkunci dari dalam. Majikan mereka menunggu di depan pintu masuk untuk dibukakan pintu. Sedangkan ibu majikannya sedang didalam kamar. Karena rasa rindu yang sejak pagi sampai malam hari, ditinggalkan oleh majikan ke kantor.

“Taro. Tora. Panggil nenek gih sana”suara majikan mereka di depan pintu

Lalu si kucing berwarna kuning itu berlari ke kamar ibu majikannya dan mulai memanggil-manggil si ibu. Tapi si ibu tak bergeming sama sekali dari lipat bajunya.

“Taro, kenapa ibu majikan kita tidak bangun-bangun sih? Majikan kita sudah pulang dan lagi nunggu didepan pintu” ujar si Kucing orange.

“Nggak tahu deh. Padahal kita sudah manggil berulang kali””jawab si hitam putih.

Akhirnya setelah berulang kali memanggil si ibu majikan. Si Ibu menyadari anaknya sudah pulang dan berada di depan pintu.

“ayo masuk kendang dulu”perintah si Ibu majikan.

Si orange yang telah dipegang oleh ibu majikan untuk dimasukkan ke kendang memberontak dan berusaha melepaskan diri dari tangan si Ibu. Akhirnya terlepas dari genggaman si Ibu

“ini kenapa si Kucing” seru si Ibu dan kembali memegang si kucing Orange.

 “Ayo Tora! Cepat masuk! Aku mau bukakan pintu nih”seru si Ibu ke kucing Orange untuk dimasukkan ke kendang bersama-sama dengan kucing Hitam putih.

“Masuk Tora! Cepat sini kekandang bersamaku”seru kucing hitam putih.

Akhirnya sikucing orange tidak memberontak lagi dan telah berada dikandang. Si Taro dan Tora menunggu majikan mereka yang masuk kerumah dan membebaskan mereka dari kendang yang tidak mereka sukai.

Terdengarlah suara langkah majikan mereka sambil mengobrol dengan ibu majikan. Si ibu menceritakan bagaimana si Orange Tora memanggil Ibu di kamar, mengabarkan bahwa si majikan mereka telah pulang dan berada di depan pintu masuk.

Tawa renyah si majikan terdengar sangat merdu di telinga kedua kucing itu sambil menunggu kapan kendang itu akan dibuka oleh si majikan.

“Taro! Tora! Wah emak kangen kalian”panggil si majikan menongolkan kepalanya di depan kendang.

Lalu tanpa basa-basi kedua kucing itu memanggil si majikan dan meminta dibukakan pintu kendang, mereka mengeong dengan ribut sampai pintu kendang dibukakan. Dan mereka segera menghambur ke pelukan si majikan.

0Shares
Categories WCR

Tinggalkan Balasan